بسم الله الرحمن الرحيم

以真主的名义,最仁慈,最仁慈 ; सबसे करीम, सबसे रहीम उस अल्लाह के नाम पर ; アッラーの名において、最も優雅で、最も慈悲深い ; 알라의 이름으로, 가장 자비 롭고, 가장 자비 롭다.

MARINA (A short story by Beverley Farmer)

Posted by Ade Nugraha on 22 November 0 comments

MARINA BY BEVERLEY FARMER

REVIEW
Dalam masyarakat, hidup berumah tangga sering dianggap sebagai fase atau tahap kehidupan yang baru. Kehidupan dimana dua insan yang berbeda mencoba untuk hidup rukun bahagia hingga kelak menjadi tua bersama dalam ikatan kasih dan sayang. Namun bagi sebagian lainnya, hal itu terkadang menjadi tidak sesederhana seperti demikian. Banyak hal-hal rumit yang bisa melanda sepasang manusia dalam menjalani kehidupan tersebut sehingga tidak bisa seperti yang diinginkan.

Terkadang masalah tersebut bisa berasal dari dalam diri sendiri, dan terkadang juga datang dari orang atau hal lain. Masalah yang datang mempunyai kadar yang berbeda-beda. Mulai dari hal kecil, maupun hal yang besar. Namun terkadang bila masalah yang ada tersebut adalah hal biasa, bila sudah terlalu banyak, bisa berdampak buruk dalam suatu hubungan dan terkadang efek buruk tersebut sangat dapat dirasakan oleh pihak perempuan. Dalam masyarakat, pada umumnya, perempuan digolongkan sebagai pihak yang lemah, dan terlalu menggunakan emosi. Sering pula, perempuan menjadi korban dari laki-laki yang tidak punya pikiran dan pengertian.

Hal itu yang dicoba untuk dibahas oleh Beverly Farmer dalam cerita pendek Marina dalam bukunya Home Time. Farmer lahir di Melbourne, pada tahun 1942. Ia adalah seorang penulis novel dan juga cerita pendek. Kuliah di University of Melbourne, ia lulus pada tahun 1960 dengan gelar BA. Setelah lulus, ia bekerja dalam berbagai pekerjaan, terutama dalam bidang mengajar dan menjadi pramusaji. Pada tahun 1965, ia menikah dengan Christos Talihmanidis, seorang imigran dari Yunani.

Selain sebagai penulis novel dan juga cerita pendek, Farmer juga menulis essay, puisi, dan juga kritik. Karya tulis Farmer diterbitkan oleh beberapa majalah dan koran, termasuk dalam Overland, Westerly, Meanjin, Island Magazine, dan The Bulletin. Karya-karya yang telah ia buat diantaranya yaitu Milk, Home Time, Collected Stories, Alone, The Seal Woman, dan juga The House in the Light. Farmer juga meraih penghargaan pada karyanya yang berjudul Milk dalam New South Wales Premier's Literary Awards.

Pada Marina, salah satu cerita pendek dalam Home Time, menceritakan tentang seorang wanita Australia yang menikah dengan seorang pria Yunani, Michali. Wanita itu ialah Marina. Marina adalah istri kedua dari Michali, setelah meninggalnya istri pertamanya Joss akibat kecelakaan.  Dalam pernikahan tersebut, hidup sang wanita tidaklah terlalu bahagia. Ia mengalami tekanan batin yang diakibatkan dari sikap sang suami yang tidak pengertian kepada Marian, istrinya. Marina sering mengalami mimpi-mimpi buruk saat dia sedang tidur. Hal ini merupakan salah satu efek dari tekanan yang dia dapat ketika menjalani hidup.

Cerita pendek Marina, banyak menyinggung tentang Feminisme. Dimana dalam cerita pendek ini, memperlihatkan bagaimana perempuan yang dijadikan sebagai tempat pelampiasan pria. 

Begitu besarnya dampak psikologis yang dialami seorang wanita dalam cerita pendek tersebut ketika menjalani sebuah hubungan yang tidak sehat bersama pasangannya. Apa yang dialami Marina, bisa menjadi cerminan dalam kehidupan sehari-hari oleh pasangan suami istri agar dapat menjaga keselarasan dalam hidup mereka.