بسم الله الرحمن الرحيم

以真主的名义,最仁慈,最仁慈 ; सबसे करीम, सबसे रहीम उस अल्लाह के नाम पर ; アッラーの名において、最も優雅で、最も慈悲深い ; 알라의 이름으로, 가장 자비 롭고, 가장 자비 롭다.

ALERGI DINGIN SAAT KE ALASKA

Posted by Ade Nugraha on 14 May 0 comments

Perjalanan 8 hari bertolak dari Muroran Jepang menuju Whittier Alaska dengan kecepatan kapal kira kira 20 knot, melewati pulau pulau kecil di Bering Sea. Suhu udara di open deck (lantai paling atas) mencapat 3 derajat celcius. Di dalam kapal pun menjadi lebih dingin. Para krew krew kapal sebagian memakai jaket, terutama para krew yang bertugas di lantai luar. Musim panas di Alaska adalah wisata tahunan bagi para wisatawan wisatawan dunia untuk berkunjung kesana. Lamanya musim panas selama sekitar 5 bulan, mulai dari Mei hingga September. Setiap tahunnya di musim panas ribuan para wisatawan berkunjung ke Alaska untuk menikmati pemandangan batuan es yang mencair, pemandangan gunung gunung es, atau bahkan hanya sekedar belanja emas alaska. 

Kembali ke kisah saya, jadi ketika sehari sebelum kapal bertolak ke Alaska, waktu di Hakodate, saya kehujanan dan kedinginan. Perubahan cuaca yang tak terduga dan cepat saya jadi salah kostum saat itu. Saya hanya memakai sweater saja. Alhasil walaupun akhirnya tiba juga di kapal, namun berdampak gatal pada kulit. Memang sudah menjadi langganan kalau di Alaska saya pasti kena alergi dingin. Gatal itu berada di paha bintik bintik merah kalau orang sunda bilangnya kaligata.

Hari pertama hingga ketiga saya sebelum tidur setelah mandi pakai bedak heroksiin, namun gatal gatal itu hanya sembuh sementara. Akhirnya saya pun pergi ke medical dan diberikan ramuan salep plus krim yang sudah di campur. Setelah menggunakan salep ini, tidak langsung terasa sembuhnya, baru setelah 4 hari berangsur bintik bintik merah itu hilang dan gatalnya pun berkurang. Hal ini tidak hanya saya saja yang alami, akan tetapi juga beberapa krew teman saya juga mengalami hal yang sama.

Bukan hanya itu saja, tantangan yang lainnya yaitu flu dan batuk. Saya juga terkena sakit tenggorokan dan sedikit flu. Perubahan cuaca yang drastis mengakibatkan keadaan fisik menjadi lemah. Walaupun sudah sering saya ke Alaska hampir setiap kontrak saya kebagian dengan cruise ini. Tetap saja kaligata sama flu batuk sudah menjadi langganan.




Ada satu hal yang ingin saya sharing ke teman teman. Jadi begini, menurut teman saya pantangan disaat alergi dingin itu yaitu jangan makan ikan. Sudah 4 hari saya tidak makan ikan dan Alhamdulillah gatal gatal saya sudah hampir sembuh ditambah dengan salep yang selalu saya oles setiap malam dan siangnya. Namun dihari kelima, karena tidak ada makanan lain yang bisa saya makan di crewmess, akhirnya saya terpaksa makan ikan. Dan ternyata pantangan yang teman saya beritahukan itu benar. Pada malamnya gatal gatal saya kembali kambuh seperti semula. Akhirnya selama beberapa hari saya bertahan, mencari solusi bagaimana mengatasi gatal gatal ini. Saya pun coba dengan berbagai macam obat ga sembuh juga. Namun akhirnya, setelah sekian lama dan tidak makan ikan lagi, alergi gatal gatal berangsur pulih.