Showing posts with label TRAVELING. Show all posts
Showing posts with label TRAVELING. Show all posts

Kanada Negara Yang Ketat

RANDOM CECK DI KANADA



Bagi sobat sobat yang yang akan join di Kanada, atau yang bersandar di Kanada harap berhati hati bagi yang suka menyimpan foto atau vidio tanda kutip, negara Kanada ini adalah negara yang menurut saya sangat amat ketat soal yang satu ini. Jika saja sobat sobat ketahuan menyimpan foto atau vidio tanda kutip ini maka siap siap saja masuk penjara. Hadeuh serem banget ya sobat, pergi ke negeri orang tapi terus masuk bui. Untuk menghindari hal tersebut, jangan sekali sekali ya sobat untuk menyimpannya. Kalau bisa, cek beberapa kali perangkat elektronik nya seperti handphone, flashdisk, harddisc external, sd card, mmc dan perangkat simpan data lainnya agar terbebas dari foto dan vidio tanda kutip tersebut.


Mungkin sobat semua pernah mendengar kisah seorang pelaut yang tertangkap polisi Kanada karena menyimpan vidio tanda kutip lalu dibui. Berawal dari kisah itulah saat kontrak pertama saya mendengarkan cerita tersebut dari para senior senior. Mendengar kisah itu saya kalau akan keluar di Kanada, walau pun tidak ada foto atau dan vidio tanda kutip, akan tetapi hp dan media simpan data saya tetap saya cek beberapa kali untuk memastikannya. 


Waktu itu, di Halifax Kanada saya berempat berencana keluar untuk mencari restoran cina. Biasanya kalau pelaut indonesia mencari restoran cina untuk makan siang diluar, karena masakan masakan restoran cina bisa masuk dilidah orang indonesia dan biasanya memesan nasi goreng. Saat keluar dari gang way, pintu keluar kapal dan melewati security dan imigrasi, saat kami berempat berjalan akan melewati pos polisi pemeriksaan. Dari jauh dengan wajah wajah yang serius mengamati. Kebetulan saya berjalan yang paling akhir, salah satu polisi diantara mereka memberhentikan saya. 


Oh tidak, saya baru sadar bahwa saya kena random ceck. Walau pun tidak ada apa apa, tapi saya tetap deg degan sobat semua. Keringat dingin bercucuran dengan tatapan para polisi yang menatap detail setiap inci badan saya. Salah satu dari mereka mempersilahkan saya untuk mengeluarkan semua yang ada di kantong, dan tas kecil saya. Salah satu dari mereka menggeledah tas kecil saya dan salah satunya lagi mengecek hp saya luar dan dalam hingga ke folder folder penyimpanan hp saya. Muka saya tegang banget sobat, juga wajah wajah polisi yang super serius itu mengamati setiap folder penyimpanan yang ada di hp saya. Jantung pun berdebar debar seiring ditinggalkannya langkah demi langkah teman saya semakin jauh. Saya sendirian, sedih banget dunk sobat. 


Random ceck itu berlangsung lama mungkin ada sekitar 20 menitan. Mereka mengecek satu persatu sangat detail dengan wajah yang seolah olah saya sudah terduga atau tersangka. Lalu polisi yang mengecek hp saya itu, melontarkan beberapa pertanyaan. Yang saya ingat, Kapan hp ini saya beli? saya jawab jujur baru sekitar satu tahun. Pertanyaan pertanyaan lainnya saya lupa sobat. Setelah pemeriksaan tas dan hp saya selesai, dan alhamdulillah tidak terjadi apa apa, wajah para polisi yang super serius itu mendadak sangat ramah dan sopan mereka mempersilahkan saya pergi. Jadi sobat menurut pengalaman yang saya alami, harap jangan sekali kali menyimpan foto dan vidio yang tanda kutip saat memasuki Kanada. Pengecekan seperti ini juga saya pernah juga melihat saat saya akan pulang ke Indonesia di Vancouver Kanada. Saya waktu itu emang tidak kena random ceck, akan tetapi saya melihat ada salah satu crew kapal kena random ceck dan mereka menggeledah semua peralatan hp, laptop dan media simpan lainnya.


Baiklah sobat semua, sekian saja sedikit kisah pengalaman saya, saya share bukan untuk bermaksud apa apa, hanya untuk berbagi pengalaman saja. ok sobat semoga tulisan saya yang sedikit ini bisa bermanfaat terutama bagi mereka yang pertama kali masuk dunia kapal. Terima kasih

2 HARI WISATA KE CIREBON



Sahabat dumay kembali lagi bersama saya Kang Ade. Kali ini saya akan menceritakan perjalanan wisata yang asik ke Cirebon dengan waktu yang singkat dengan menggunakan kendaraan pribadi. 

Di Cirebon ini kita bisa wisata kuliner guyss, gak cuma itu wisata religi, wisata sejarah, juga napak tilas lengkap disini. Bagi anda yang tinggal di daerah Jabodetabek, alangkah baiknya mencoba berwisata ke Cirebon, apalagi orang Bogor nih selama saya di Cirebon plat F jarang sekali kelihatan guyss. Perjalanan ke Cirebon ini cukup jauh, bagi yang biasa mudik ke Jawa mungkin sekitar setengah perjalanan mudik. 


Waktu itu menempuh perjalanan sekitar 7 jam. Berangkat dari Bogor Pukul 4 subuh WIB. Tiba di Mesjid Pakung Wati atau Mesjid Agung Cipta Rasa Pukul 11 siang. Sengaja berangkat subuh agar bisa jumatan di Cirebon. Alhamdulillah selama diperjalanan tidak ada kendala dan selamat sampai tujuan. 


Dalam waktu dua hari saya berkunjung ke dua lokasi Wisata Sejarah yaitu ke Keraton Kasepuhan Cirebon dan ke Taman Sunyaragi. Wisata religi saya berkunjung ke dua lokasi yaitu ke Mesjid Agung Cipta Rasa dan Komplek Makam Sunan Gunung Jati. Wisata kuliner saya mencicipi 7 masakan khas Cirebon. Dan satu lagi ke Bukit Granggong Taman Bambu.



Berangkat Pukul 4 Subuh kami menuju arah utara melewati Ciputat ke Pondok Indah. Dari Pondok Indah masuk ke tol Pondok Pinang lalu ke Tol JORR East untuk menghindari macet di pintu Tol Cawang. Dari JORR east masuk ke Tol Jakarta Cikampek menuju Bekasi Timur. 

Keluar dari Tol bekasi Timur, melanjutkan perjalan dari Bulak Kapal melintasi Cibitung, Cikarang hingga ke Karawang. Kami sengaja keluar tol di Bekasi Timur untuk menghindari macet di Tol Karawang sedang ada perbaikan jalan tol. 

Tiba di Karawang kami melintasi Jalan Syeh Quro lalu ke Jalan Raya Lingkar Tanjungpura dan Jalan Raya Klari dan Jalan raya Kosambi. Di daerah yang namanya Majalaya kami istirahat sebentar untuk sarapan Pukul 7 Pagi WIB. 

Setelah melewati Kosambi kami masuk Tol Kalihurip di Cikampek. Sepanjang tol Jakarta-Cikampek kami disambut dengan hujan yang sangat deras namun tidak rata. Tol ini dikenakan Rp. 103.000 dari Kalihurip ke Plumbon Cirebon. Jadi kalau dihitung-hitung untuk ke Cirebon ini biaya tol dari PIM ke Plumbon sekitar Rp. 150.000,- guys.

Konon katanya bagi orang sunda yang masih ada keturunan Prabu Siliwangi kalau ada niat ziarah ke Jawa akan disambut dengan hujan deras. Hal tersebut sudah kami alami waktu ziarah ke Makam Sunan Joko Tingkir dan Cirebon ini, Wallahualam. 

Perjalanan di tol ini sekitar dua jam untuk mencapai Plumbon. Adapun tujuan utama kami ke Cirebon adalah ingin sholat Jumat di Mesjid Agung Cipta Rasa penasaran dengan Adzan Pitu yaitu adzan yang dikumandangkan oleh 7 muadzin. Dan pada malam minggunya kami ingin menghadiri Malam Nisfu Sha'ban di mesjid yang sama. 

Setelah melewati Tol Cikopo - Palimanan, kami keluar tol di Plumbon. Di Plumbon kami disambut kembali oleh hujan yang sangat deras sekali. Kami pun berdoa semoga tiba di lokasi hujan reda. 

Di sepanjang jalan Cirebon terdapat banyak sekali plang-plang makanan khas Cirebon seperti Mpal Gentong Pak Apud, nasi jamblang dan lain sebagainya. Juga kami melewati Pasar Batik Trusmi hingga tiba di salah satu mol terbesar di Cirebon Garage.

Tiba di lokasi dengan memutari alun-alun kesepuhan untuk parkir, tepat Pukul 11 siang. Parkir bayar langsung kepada petugas Rp. 10.000,- per kendaraan. 

Karena perut sudah lapar kami langsung makan makanan khas Cirebon yaitu soto kikil yang berada disamping mesjid. Menurut saya enak juga. Setelah makan siang kami berdua langsung ke mesjid untuk mengikuti sholat jum'at. Setelah duduk di dalam mesjid, istri saya nge WA bahwa dia juga ikutan Jumatan. Seumur-umur baru mesjid ini nih guys saya lihat ternyata perempuan banyak yang ikut Jumatan.

Mesjid yang berusia lebih dari 500 tahun ini masih terjaga kelestariannya. Di depan mesjid saya menatapi dinding bata dan gerbang mesjid dengan kaligrafi Muhammad dan yang panjang yang memiliki arti ambillah perhiasanmu ketika memasuki mesjid. Di depan ngobrol sebentar bersama juru parkir konon katanya mesjid ini dibangun dalam satu malam yang diketuai oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan Kali Jaga sebagai arsiteknya.


"Serius mas?" Tanya saya heran
"Betul itu mas, ornamen bulan sabit di atas mesjid pindah ke Mesjid Agung Banten". Sambil menunjuk ke atas mesjid

Menurut beberapa sumber mesjid ini dibangun pada abad ke 15 Tahun 1489 M. Tak jauh dari tempat wudhu ada sebuah tempat wudhu yang katanya itu adalah tempat wudhu jaman dulunya. Terdapat dua kolam bunderan berdiameter kira-kira satu meter. 

Untuk memasuki ke ruangan utama mesjid, ada yang berbeda nih guys dari mesjid lainnya. Pintu masuk mesjid sangat kecil. Saya pikir jendela, tapi karena banyak orang yang masuk jadi saya ikuti saja.

Di dalam mesjid saya ambil posisi yang dekat dengan posisi dimana 7 muadzin akan mengumandangkan adzan. Karena sudah penuh saya tidak duduk tepat di depan atau di belakangnya. 

Sepertinya bukan hanya saya saja yang pertama kali ke mesjid ini. Disebelah saya juga baru pertama kali, masing-masing kami menyiapkan alat rekam untuk merekam adzan tujuh pitu ini sambil mengamati satu persatu gerakan yang ada di mesjid ini.

Bedug di mesjid ini sangat lama sekali guys, sekitar 7 menitan. Bedugnya sangat khas sekali, tiap orang dimesjid ini begitu khidmat mendengarkan bedug ini. Setelah selesai bedug, para muadzin berdiri dan mengumandangkan adzan. Adzan disini lagamnya sangat berbeda dengan mesjid lainnya. Saya baru pertama kali mendengarkan lagam adzan seperti ini.

Semoga suatu saat nanti saya bisa kembali kesini Sholat Jum'at lagi dan menyaksikan bedug dan adzan pitu .



Selesai Sholat Jum'at kami menuju ke Keraton Kasepuhan yang lokasinya tidak jauh dari mesjid. Tiket masuk sebesar Rp. 15.000,- saja per orang untuk memasuki keraton kasepuhan ini. Di dalam keraton ada dua tempat yang harus bayar lagi yaitu Musium Pusaka yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Rp. 25.000,- per orang dan Keraton Kasepuhan lama yang terdapat sumur didalamnya sebesar Rp. 10.000,-. saja. Sebelum masuk keraton sempat diguyur hujan kembali, dan kami pun berteduh di pintu masuk menunggu hujan reda. 

Di Keraton Kasepuhan ini banyak sekali hal yang kami peroleh tentang sejarah dan simbol-simbol bangunan disini. Jadi, saya tidak menceritakannya secara detail. Namun, satu hal yang mungkin menurut saya sangat menarik yaitu Kereta Barong yang dibuat pada masa Sunan Gunung Jati itu menginspirasi orang-orang barat dalam pembuatan mobil. 



Setelah selesai di Keraton Kasepuhan, kami istirahat di sekitar alun-lain sambil menikmati tahu gejrot cirebon, rasanya nendang banget guyss. Berbeda dengan rasa tahu gejrot yang saya beli di Bogor.  Seru khan guyss ...

Selesai berwisata sejarah di Keraton Kasepuhan. Masih ada waktu nih untuk pergi ke Makam Sunan Gunung Jati. Untuk mencapai komplek makam ini, dari alun-alun kasepuhan cukup dengan mengikuti jalan ke arah barat lurus. Tentunya tinggal di GPS aja akan lebih memudahkan. Perjalanan hanya memakan waktu 15 menit saja. 

Tempat wisata religi yang satu ini banyak dikunjungi oleh para peziarah setiap harinya. Ditambah malam nya adalah malam nisfu sha'ban. Sunan Gunung Jati adalah salah satu dari 9 Wali Songo yang ada di Nusantara. Sejarah Wali Songo menjadi bagian asal mula penyebaran agama islam yang rahmatan lil a'lamiin. Tradisi berziarah ke Wali Songo ini masih menjadi wisata religi nomer wahid yang masih melekat.

Selesai Maghrib jadwal makan malam pun tiba, kami putuskan untuk makan malam Mpal Gentong. Setelah berkali-kali kami datangi restoran-restoran seperti mpal gentong H. Apud dan lainnya saya lupa, Pukul 9 malam sudah pada habis. 


Akhirnya kami dapet juga disini (Saya lupa lagi namanya). Mpal Gentong ini ternyata ada 2 macam guys. Ada empal gentong saja dan satu lagi empal gentong asem. Beda nya empal gentong menggunakan santan sedangkan mpal asem tidak. Rasanya uenak bener guys.

Setelah selesai makan malam kami langsung ke Hotel. Hotel Langensari namanya guyss, kamarnya bersih ada air panas, AC, TV, lemari baju, tempat koper, amenitiesnya kopi dan teh.  Tiba di hotel Pukul 10 malam istirahat dulu guys ...

Di pagi harinya setelah mandi dan mobil juga dimandiin juga sama mas-mas pekerja hotel. Kami berangkat kulineran ke Bubur Kacang Ijo M. Toha. Lokasi tidak jauh dari hotel jadi jalan saja di pagi hari. Pagi-pagi Pukul 6 pagi guys jalanan masih sepi eh di ternyata pada ke Bubur M. Toha guys orang-orang. Rame bener dan rasa buburnya tuh enak guys juga bubur kacangnya guys luar biasa deh. Kalau kesini jangan cuma 1 macam saja guys belinya karena harganya bersahabat banget. Saya cobain semuanya Buryam, burcang, telor stengah mateng dan kerupuknya guyss...



Selesai nyabu di M. Toha kembali ke hotel dan siap-siap untuk bertolak ke Taman Sunyaragi. Tiba di Taman Sunyaragi masih sepi, hanya kami berdua. setelah tanya-tanya ternyata buka Pukul 8. Di Taman Sunyaragi ini lumayan lama. Taman ini adalah tempat Sultan beserta keluarganya rilex guys. Tak hanya cuma itu, ruangan-ruangan kecil yang berada disini katanya untuk meditasi raja dan keluarganya. 

Dari taman Sunyaragi kami kembali ke hotel dan tidur siang karena malam nanti setelah malam Nisfu Sha'ban di Mesjid Agung, kami akan kembali ke Bogor. Dengan tidur siang semoga nanti diperjalanan tidak terlalu lelah.


Pukul 1 siang selesai solat zhuhur, kami check out dan berangkat menuju selatan ke jalan kuningan. Sepanjang perjalanan sedikit menanjak dan terus menanjak hingga akhirnya kami tiba di bukit Gronggong. Di bukit ini hanya sekedar istirahat dan menikmati kesunyian di Taman Bambu. Taman ini terdapat tempat-tempat cozy dari bambu. 

Setelah selesai disini, kami kembali ke alun-alun kasepuhan dan menikmati es durian yang uenak banget guyss. Duriannya langsung diambil dari buahnya beserta bijinya dicampur dengan es krim dan beberapa tambahan yang saya tidak tahu. Yang pasti enak banget berasa duriannya.



Di alun-alun kasepuhan, setelah makan enak sambil santai es durian yang rasanya sangat berbeda sekali sama yang di Bogor. Memang sepertinya kalau ingin rasa aslinya harus datang langsung ke Cirebon nih guys. Kami lanjutkan wisata kuliner dengan Nasi lengko. Nasi lengko ini kalau menurut saya gado-gado yang pake nasi. kerasa timunnya dan bumbu kacangnya.

maghrib pun tiba. Kami beranjak ke mesjid hingga waktu isya datang dan selesai Pukul 8.30. Setelah solat maghrib kami nisfu sha'ban disini dengan membaca Surah Yasin sebanyak 3 balik. 















TERAPI PHOBIA KETINGGIAN KE SITU GUNUNG [SUSPENSION BRIDGE]



Jembatan Situ Gintung lagi rame-ramenya ni guyss, banyak yang penasaran karena jembatan gantung ini adalah jembatan gantung terpanjang di Indonesia bahkan ada terpanjang di Asia Tenggara. Menarik saya ulas disini boleh dikatakan menurut saya jembatan gantung ini adalah jembatan olahraga jantung pertama yang bisa dinikmati semua orang. Artinya orang yang phobia ketinggian pun tidak merasa bahwa mereka sedang dipacu untuk menghadapi tantangan ketinggian. Sehingga antara rasa penasaran dan rasa takut berbaur. Tidak seperti olah raga jantung lainnya, bagi mereka yang phobia ketinggian, akan nyerah duluan saat mereka melihatnya seperti jet cooster, flying fox dan lainnya yang lebih extreem.


Ketika tiba di lokasi anda akan disapa iklim hutan tropis dan pinus. Di gerbang pintu masuk anda akan diberhentikan oleh petugas dengan tiket masuk sebesar Rp. 18.500,- perorang dan parkir mobil Rp.10.000,-. Area parkir cukup luas setelah pintu masuk dan sisanya parkir di sepanjang jalan. Disetiap jalan terdapat penunjuk arah wisata-wisata pilihan seperti bumi perkemahan, danau, jembatan gantung dan lainnya.


Jembatan yang disebut Suspension Bridge ini memiliki panjang 243 meter dan 161 meter di atas permukaan tanah. Sangat menarik sekali ketika melewati jembatan ini, kita disuguhkan oleh pemandangan lembah dan gunung yang sangat luar biasa sekali indahnya. Saya merasa seperti dibawa ke film Indiana Jones bersama hutan tropis yang hijau dan lebat, pohon-pohon besar di bawah kita, lekukan gunung dan lembah. Jembatan yang berkapasitas 55 ton ini dapat menampung sebanyak kurang lebih 150 orang. Ketika saya disana, kira-kira 100 orang berada di jembatan tersebut walau pun katanya hanya dibatasi 40 orang saja.


Untuk masuk ke Suspension Bridge ini kita membayar tiket kembali sebesar Rp. 50.000,- per orang mendapatkan snack berupa pisang rebus, singkong rebus dan welcome drink kopi atau teh hangat. Dan tentunya ikon wisata ini adalah Suspension Bridge dan sekitar menempuh jalan 1 km ke Curug Sawer. Diperjalanan curug sawer ini kita akan disuguhkan hutan tropis yang lembab, kadang terdapat monyet-monyet liar, ada juga penampilan musik karindingan musik tradisional sunda. Juga banyak spot-spot untuk tempat selfie. Favorit saya adalah sebuah jembatan bambu yang dianyam ketika akan turun ke lembah.

Sebelum tiba di curug sawer pejalan kaki akan diarahkan ke jajanan-jajanan sunda seperti cilok, baslok, cilor, baso, warteg, dan lainnya. Sekedar beristirahat sejenak, saya menikmati jajanan-jajanan terlebih dahulu. Dan tau ga sih gays, jajanan disini harganya normal. Waktu itu saya beli cilok seribu satu, mie ayam harganya limabelas ribu. Di sekitar Curug Sawer terdapat fasilitas Mushola dan toilet, jadi tidak perlu takut bagi anda yang muslim untuk beribadah sholat lima waktu. 

Curug Sawer ini bagi saya indah sekali, airnya jernih. Walau pun tidak diperbolehkan mandi di curug ini, akan tetapi kami masih bisa menikmati suasana curug di bebatuan sungai untuk sekedar merendam kaki.


Setelah selesai menikmati Curug Sawer, saya dan istri saya pun sudah puas dan ingin kembali. Tak jauh dari curug, ternyata ada jalan lain tanpa melintasi Jembatan Gantung dimana terdapat abang-abang ojek yang menawarkan jasa jalan pintas menuju pulang kembali ke pintu gerbang. Istri saya pun tertarik, akan tetapi karena saya mengetahui gelagat istri saya, saya dengan langsung mencari alasan supaya istri saya mau kembali ke jembatan gantung. 


Saya tahu bahwa istri saya ketakutan untuk melintasi jembatan gantung tersebut, dengan dalih ada tanaman yang harus saya ambil di tengah perjalanan tadi akhirnya istri saya pun mengurungkan niatnya untuk naik ojek. Di Jembatan Gantung seperti halnya pertama kali melewati jembatan ini, istri saya merengek-rengek ketakutan sambil memegang pundak saya kencang. Saya coba iseng melepas tangannya dan melangkah beberapa langkah di depannya. Dengan dalih akan memotonya di tengah jembatan istri saya tidak bisa jalan, kakinya gemeteran lalu dia pun senyum menghadap kamera, akan tetapi setelah itu dia mewek. Semua orang yang ada disitu pun pada tertawa.

Itulah pengalaman saya di Situ Gunung Suspension Bridge bersama istri saya. Bagi anda yang memiliki teman yang phobia ketinggian, ajak-ajaklah kesini.

Lihat Vlog Saya di Youtube



MENULIS DI TELAGA WARNA PUNCAK BOGOR


Kali ini saya akan mengulas tempat wisata di Puncak Bogor yaitu Telaga Warna. Lokasi Telaga Warna ini sangat strategis sekali karena berada dekat sekali dengan jalan utama, hanya menempuh kurang lebih 200 meter saja dari jalan raya puncak. Lokasi yang strategis akan memudahkan pengunjung untuk menempuh lokasi tempat wisata ini. Kalau dari arah Bogor lokasi berada di sebelah kiri sebelum Puncak Pass dan Gantole. Kelebihan dari tempat wisata ini di Puncak adalah satu-satunya danau yang berada di area wisata sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Keelokan danau telaga warna ini yaitu sesuai namanya danau yang berwarna. Danau kadang terlihat hijau, kuning, biru, hitam, coklat sesuai pantulan dan bias pencahayaan matahari yang masuk ke danau ini. Kadang juga terlihat kuning di pinggir danau, hijau di tengah dan hitam di ujung dekat rerimbunan hutan.

Saat ini tempat wisata telaga warna dikelola oleh swasta, tiket masuk perorang Rp. 25.000,- dengan area parkir yang cukup memadai. Wisata Telaga Warna juga menyajikan fasilitas-fasilitas akomodasi berupa Resort Suite Villa dan Deluxe Room. Terdapat 8 buah Suite Villa dan 14 buah Deluxe Room untuk memanjakan pelancong menikmati area hutan dan danau. Cocok sekali bagi anda yang ingin mengajak anggota keluarga anda dengan tantangan suasana hutan dan danau. Di area ini sudah dilengkapi pencahayaan yang memadai dan keamanan 24 jam. Untuk Suite Room dibanrol work day senilai Rp. 1.375.000,- permalam dan week end Rp. 1.500.000,- kapasitas 4 orang. Untuk Deluxe Room dibanrol seharga work day Rp. 600.000,- dan week end Rp. 800.000,- kapasitas 2 orang. Bagi andam pelancong asing Suite Roomnya dibanrol Rp. 1.500.000,- work day dan Rp. 2.000.000,- week end. Deluxe Room dibanrol Rp. 800.000,- work day dan Rp. 1.000.000,- week end. Tidak ada salahnya jika teman luar negeri anda diajak kesini pasti tidak akan kecewa.

Tipe Suite Villa dilengkapi dengan penghangat tempat tidur, kamar mandi, ruang lemari, ruang utama, balkoni danau view dan ruang tambahan di lantai atas. King bed di ruang utama dan 2 single bed di ruang atas. Kapasitas orang sebanyak 4 hingga maksimum 7 orang. Untuk penambahan bed dikenakan biaya Rp. 300.000,- dan untuk penambahan diatas 4 orang dikenakan tambahan breakfast perorang Rp. 25.000,- saja. Tipe Deluxe room adalah ruangan minimalis 2 single bed. Terdapat ruangan utama dan kamar mandi. Lokasi deluxe room ini berada ditengah-tengah hutan tidak jauh dari danau. Untuk deluxe room ini sangat cocok sekali bagi anda yang ingin menikmati suasana hutan.

Fasilitas umum berupa toilet yang berada di pintu masuk lama dan di dalam cafe resort. Cafe resort yang berada tepat di area parkiran mobil juga pintu utama masuk resort bersebelahan dengan front desk. Cafe resort ini memiliki dua lantai dilantai atas ada view danau yang terletak di belakang dan view kebun teh yang berada di depan cafe. Fasilitas lain adalah bangku bangku yang menghadap ke danau, track untuk pejalan kaki ke suite villa dan pemandangan hutan, juga jajanan-jajanan yang berada dekat dengan danau. 

Aktifitas di telaga warna ini salah satu yang menarik adalah flying fox. Flying fox ini menjadi icon aktifitas danau melintasi danau ke sebrang danau. Untuk menikmati olahraga jantung ini dikenakan biaya Rp. 25.000,- saja perorang.

Lokasi favorit bagi saya adalah di atas Cafe view kebun teh. Sambil menikmati hidangan makan siang saya dimanjakan dengan pemandangan indah kebun teh puncak. Suasana di atas ini angin sejuk menerpa dari arah kebun teh sangat cocok sekali bagi anda sambil menulis atau pun mencari inspirasi disaat tenang. Rekomendasi dari saya adalah kwe tiaw nya enak sekali, saya sarankan anda bila berkunjung kesini untuk mencoba kwe tiawnya. Saya kasih angka 8 buat kwe tiaw Cafe Telaga Warna ini. Jangan lupa ya gayss coba kwe tiawnya.

Tidak jauh dari telaga warna ini, naik sedikit ke atas bukit terdapat lokasi pemandangan indah. Kita bisa melihat secara langsung dari atas ke bawah kota bogor beserta  pegunungan dan bukit-bukit teh. Disana kita juga bisa melihat aktifitas paralayang yang lalu lalang diarea puncak.

Bila anda menginap di resort ini jangan lupa untuk membawa perlengkapan baju hangat berupa jaket, diwaktu menjelang sore hingga malam cuaca sangat dingin sekali kadang diselimuti kabut. Pada malam hari kita bisa request bila ingin bakar-bakar ikan atau ayam. Di lokasi ini terdapat banyak sekali monyet, gerombolan monyet ini biasanya muncul pagi sekali sekitar Pukul 5 pagi hingga pukul 8 pagi. Dan di sore hari mereka akan muncul kembali ke area danau. Disaat makan siang di cafe anda aman dari segerombolan monyet ini, namun apabila disaat sarapan bersiap-siaplah monyet monyet ini akan mengganggu anda.

Demikian ulasan singkat saya, tidak ada salahnya anda berkunjung kembali ke Wisata Telaga Warna ini. Bagi anda yang belum pernah sama sekali ke danau ini, rasanya tidak lengkap jika ke puncak tidak berkunjung kesini. Bagi anda para penulis, traveler, penikmat alam lokasi ini sangat cocok sekali bagi anda dan menginaplah disini karena suasananya sangat amat berbeda sekali dibandingkan anda menginap di hotel atau villa lain. Segera booking gaeys anda bisa menghubungi  di 0878 2039 1858 dan nikmati Telaga Warna Puncak seperti saya.









PERAYAAN HUT USA 4 JULI 2018 DI ALASKA

Kemeriahan Independent Day United State Of America

Tanggal 4 Juli 2018 kapal saya berlabuh di salah satu desa di Alaska yaitu Skagway. Skagway ini adalah salah satu desa kecil di Alaska yang sering dikunjungi oleh para pelancong di seluruh dunia. Wisata yang paling dikenal adalah tur kereta api alaska yang berdurasi sekitar 45 menit, menyajikan pemandangan eksotik es di setiap perjalanannya. Selain itu juga ada wisata tur ikan paus, memancing dan lainnya. 

Dilihat dari sejarahnya, desa ini pada abad ke 18 merupakan hunian para petambang emas. Di tengah desa diantara keramaian terdapat beberapa lokasi musium yang menunjukkan eksistensinya para pendahulu mereka tinggal di desa ini. Untuk menuju ke tengah desa ini, dari tempat kapal saya berlabuh membutuhkan waktu sekitar 15 menit. 

Dan di tengah perjalanan anda akan melewati sebuah danau dan sungai kecil dimana terdapat banyak sekali ikan salmon. Sangat menarik sekali ikan salmon ini berenang dari hilir menuju hulu danau. Merupakan pemandangan yang sangat menakjubkan ikan salmon ini seolah olah mereka berlomba lomba secepatnya menuju hulu danau.


Kembali ke perayaan kemerdekaan Amerika Serikat, perayaan hari spesial ini tidak jauh dengan perayaan kemerdekaan di negara kita tercinta, Indonesia. Ada sedikit perbedaan yang dikarenakan perbedaan budaya saja. Awalnya pada hari itu, tanggal 4 Juli di Skagway saya tidak ada rencana sama sekali untuk main keluar kapal. 

Namun, setelah melihat buletin harian kapal bahwa di luar sana di Skagway akan diadakan beberapa acara untuk memperingati perayaan kemerdekaan USA. Saya pun berubah pikiran dan muncul lah rasa penasaran saya. Saya memutuskan untuk main keluar dan melihat seperti apa keramaiannya.


Seperti yang saya bicarakan di atas, melewati sungai dan danau di tengah perjalanan sangat mengasikkan sekali melihat sekawanan ikan salmon berenang dari hilir sungai menuju hulu danau dan saya pun berpikir kalau seandainya hal ini terdapat di daerah saya, maka akan banyak sekali orang yang berlomba-lomba untuk menangkapnya. Hingga tiba di tepi jalan yang telah ditutup  dengan kendaraan alat berat sehingga tidak ada kendaraan lain yang boleh masuk. Seperti Car Free Day kalau di Jakarta dan Bogor. 

Saya melihat food street yang diadakan oleh salah satu bar disini, makanan Amerika yang itu itu aja yaitu burger, hotdog, sandwitch dan lainnya termasuk minuman.  Sebagian warga memakai kostum baju yang unik dan menari-nari dijalan atau bahkan menyanyi yel yel yang saya ga ngerti. 


Selama hari perayaan terdapat lomba lomba yang cukup menarik dan disambut antusias oleh warga sini. Diantaranya adalah lomba panco, lomba balap sepeda lambat, lomba membuat rel kereta dan lomba sand bag. Lomba panco diadakan di pagi hari dan saya tidak sempat melihatnya. Lomba balap sepeda disini cukup menarik, yaitu terdapat trek sepanjang sekitar 20 meter dan bisa di ikuti oleh peserta hingga memuat lebar jalan. 

Yang harus dilakukan oleh peserta adalah mengendarai sepeda mereka dengan lambat tanpa harus menapakkan kaki ke tanah. Barang siapa yang menapakkan kaki ke tanah maka dia tidak boleh melanjutkan perjalanannya hingga garis finish. Lomba membuat rel kereta, saya juga tidak tahu peraturan nya bagaimana, yang jelas saya melihat satu persatu dipanggil oleh juri dan melakukan atraksi palu paku rel.  Dan yang terakhir yang paling menarik dan paling banyak pesertanya yaitu lomba sand bag. 



PUASA RAMADHAN DI ALASKA 2018


Di hari pertama puasa Ramadhan 1439 H semua umat muslim di seluruh dunia menyambut dengan gembira. Begitu juga bagi para muslim di kapal pesiar yang mana saat ini kapal saya berada di Alaska. Ini yang ke-3 kali saya menjalankan ibadah puasa di kapal. Mungkin pelaut lain sudah berkali-kali apalagi yang sudah puluhan tahun bekerja.

Kami bangun pukul setengah dua pagi untuk makan sahur. Penasaran kan bagaimana puasa ramadhan di Alaska. Lanjut ya guys ...


Selama lebih dari 4 bulan kapal ini akan berada di Alaska dengan home port Whittier dan Vancouver Canada. Untuk rata rata jam puasa di wilayah ini adalah kira kira 18 jam, karena waktu subuh disini adalah sekitar pukul setengah 4 dan waktu maghribnya sekitar pukul setengah 10. Jadi bisa anda bayangkan dan bandingkan perbedaan waktu puasa di Alaska dan di negeri kita tercinta.


Bukan pertama kalinya saya puasa ramadhan di Alaska ini, kontrak pertama dan kontrak kedua juga saya pernah alami puasa ramadhan. Untuk perbedaan waktu di Alaska dengan di Jakarta yaitu 15 jam, sekarang disini pukul 23.00 waktu Alaska tanggal 20 May 2018, sedangkan di Jakarta pukul 14.00 WIB tanggal 21 May 2018.


Walaupun puasa di Alaska sangat panjang namun ternyata rasanya sama saja seperti puasa di tanah air. Maksudnya walaupun disini panjang puasanya namun sama saja seperti halnya menjalani puasa sekitar 13,5 jam di tanah air. Teman teman negara lain yang non muslim disini mereka selalu bertanya penasaran atau bahkan berceloteh 

"hah kamu masih hidup, walaupun tanpa makan dan minum seharian?" bertanya keheranan. 

Sebelum puasa ramadhan tiba, salah satu teman kita mengajukan usul kepada pihak terkait akan disediakan makan sahur selama satu bulan di crew mess, tempat makan krew kapal. Dan itu alhamdulillah sudah disetujui. Akhirnya setiap jam sahur disediakanlah makan sahur khusus muslim yang menjalan ibadah puasa ramadhan. Makanannya spesial masakan indonesia. Mantap kan guys, lanjut ya ...

Tips dan Triks agar anda menjalankan puasa di Alaska tetap lancar agar tetap bertekat bulat dengan niat yang sungguh-sungguh. Kurangi aktifitas yang sekiranya dapat menyebabkan cepat lelah. Jangan kaget kalau berat badan anda turun 5 - 10 Kg dan diharuskan agar selalu makan sahur, karena jika tidak sahur ditakutkan badan anda tidak kuat.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1439 H




ALERGI DINGIN SAAT KE ALASKA


Perjalanan 8 hari bertolak dari Muroran Jepang menuju Whittier Alaska dengan kecepatan kapal kira kira 20 knot, melewati pulau-pulau kecil di Bering Sea. Suhu udara di open deck (lantai paling atas) mencapat 3 derajat celcius. Di dalam kapal pun menjadi lebih dingin. 

Para krew krew kapal sebagian memakai jaket, terutama para krew yang bertugas di lantai luar. Musim panas di Alaska adalah wisata tahunan bagi para wisatawan-wisatawan dunia untuk berkunjung kesana. Lamanya musim panas selama sekitar 5 bulan, mulai dari Mei hingga September. Setiap tahunnya di musim panas ribuan para wisatawan berkunjung ke Alaska untuk menikmati pemandangan batuan es yang mencair, pemandangan gunung-gunung es, atau bahkan hanya sekedar belanja emas alaska. 

Kembali ke kisah saya, jadi ketika sehari sebelum kapal bertolak ke Alaska, waktu di Hakodate saya kehujanan dan kedinginan. Perubahan cuaca yang tak terduga dan cepat saya jadi salah kostum saat itu. 

Saya hanya memakai sweater saja. Alhasil walaupun akhirnya tiba juga di kapal, namun berdampak gatal pada kulit. Memang sudah menjadi langganan kalau di Alaska saya pasti kena alergi dingin. Gatal itu berada di paha bintik bintik merah kalau orang sunda bilangnya kaligata. Gatal-gatal ini bahkan menyebar hingga ke betis dan tangan.

Hari pertama hingga ketiga saya sebelum tidur setelah mandi pakai bedak heroxin, namun gatal-gatal itu hanya sembuh sementara. Akhirnya saya pun pergi ke medis dan diberikan ramuan salep plus krim yang sudah di campur. Setelah menggunakan salep ini, tidak langsung terasa sembuhnya, baru setelah 4 hari berangsur bintik-bintik merah itu hilang dan gatalnya pun berkurang. 

Hal ini tidak hanya saya saja yang alami, akan tetapi juga beberapa krew teman saya juga mengalami hal yang sama.

Bukan hanya itu saja, tantangan yang lainnya yaitu flu dan batuk. Saya juga terkena sakit tenggorokan dan sedikit flu. Perubahan cuaca yang drastis mengakibatkan keadaan fisik menjadi lemah. Walaupun sudah sering saya ke Alaska hampir setiap kontrak saya kebagian di cruise ini. Tetap saja kaligata sama flu batuk sudah menjadi langganan.

Tips dan triknya ketika gatal-gatal menyerang anda segeralah pergike klinik kapal, ceritakan apa yang anda alami dengan detail. Yang paling utama juga adalah jaga pola makan, mau ga mau anda harus kurangi makan telur dan ikan laut. Hal lain jagalah selalu tubuh anda agar tetap selalu hangat dengan memakai jaket atau dalaman lainnya. Disaat tidur juga pakailah selimut yang tebal agar suhu tubuh selalu terjaga.

Ada satu hal yang ingin saya sharing ke teman teman. Jadi begini, menurut teman saya pantangan disaat alergi dingin itu yaitu jangan makan ikan. Sudah 4 hari saya tidak makan ikan dan Alhamdulillah gatal gatal saya sudah hampir sembuh ditambah dengan salep yang selalu saya oles setiap malam dan siangnya. 

Namun dihari kelima, karena tidak ada makanan lain yang bisa saya makan di crewmess, akhirnya saya terpaksa makan ikan. Dan ternyata pantangan yang teman saya beritahukan itu benar. Pada malamnya gatal gatal saya kembali kambuh seperti semula. Akhirnya selama beberapa hari saya bertahan, mencari solusi bagaimana mengatasi gatal gatal ini. Saya pun coba dengan berbagai macam obat ga sembuh juga. Namun akhirnya, setelah sekian lama dan tidak makan ikan lagi, alergi gatal gatal berangsur pulih.

INDAHNYA BUNGA TULIP DI HAKODATE JEPANG



Hakodate di hari Jumat tanggal 4 Mei 2018 pukul 3 sore saya berangkat dari Cruise Terminal bersama teman-teman saya. Sinar mentari yang hangat. Semilir angin yang dingin sejuk merasakan suasana alam kota Hakodate Jepang. Terlihat pegunungan di jauh sana berwarna es putih yang mengkilau. Seiring penglihatan saya seiring juga semilir angin pegunungan yang sejuk menerpa tubuh.

15 menit perjalanan dari terminal ke tengah kota. Turun di depan Stasiun Hakodate. Tepat di depan Stasiun Hakodate Kereta Cepat dan sekitar taman, penuh dengan bunga-bunga tulip yang sedang mekar, berwarna pink dan merah juga ada yang putih. Sungguh indah sekali baru pertama kali saya melihat bunga tulip di depan mata langsung begini. Bahkan bunga ini seperrinya lebih indah dari bunga mawar yang pernah saya berikan kepada istri saya dulu. Sungguh ingin sekali saya memetik bunga ini lalu saya berikan kepada istri saya. 

Bunga tulip, kalau tidak salah waktu di sekolah dasar atau sekolah menengah, saya lupa lagi (maklum memori saya sudah tidak bagus hee) sepertinya selalu membahas bunga bunga an gitu, bunga tulip dan bunga-bunga lainnya tapi saya lupa tentang apa dan pelajaran apanya. Ya sudahlah hehee ... 

Oke kembali lagi ke Hakodate ini, tadinya saya mau ke kuil di gunung Hakodate akan tetapi dikarenakan harus naik tram dan lumayan jauh, sedangkan hanya punya waktu 3 jam, jadi saya hanya keliling-keliling saja di sekitar. Hal paling menarik adalah di sekitar kota ini tumbuh mekarnya bunga tulip di sepanjang jalan dan di taman-taman kota menghiasi keharmonisan dan keindahan kota Hakodate ini. Sepertinya bunga tulip ini tumbuh hanya di tempat dingin. Bunga tulip ini tumbuh dari batang lalu ada beberapa daun yang pucuk lalu muncul lah bunga indah ini. 

Hal menarik lain di kota ini saya melihat ada satu restoran Kepiting Raksasa segar. Atau kalau di Alaska dinamai dengan King Crabs. Besarnya badannya sebesar piring makan dan kaki nya panjang banget sekitar dua jengkal orang dewasa. Mungkin kalau ada kesempatan dilain hari berkunjung ke kota ini, saya akan makan kepiting di restoran ini. 

Setelah lelah keliling kota saya mampir di Mc Donald dan makan burger. Setelah itu saya istirahat di sebuah taman lagi, tidak jauh dari Mc Donald, sambil nge-upload vidio-vidio editan saya ketika saya berkunjung ke Osaka, Hongkong dan Taiwan. Kawan-kawan bisa lihat di Youtube Channel saya. 

Setelah setengah jam di taman itu, cuaca dikota ini berubah drastis awan hitam dan angin kencang datang. Lalu, tiba tiba hujan pun turun ... Untung saja tidak seperti hujan di Bogor hahaaa. ... Namun walaupun hujannya rincik rincik alamak dinginnya bukan kepalang. Saya pun bergegas dan berlari menuju bus dengan badan yang kedinginan menggigil. Karena saya hanya pake sweeter saja. Dan akhirnya alhamdulillah tiba juga di bis dan saya bisa bernapas dengan lega.

Sampai ketemu lagi dilain waktu ....



JELONG JELONG KE KASTIL OSAKA JEPANG

White Castle di Osaka Jepang


Hai sobat semua, kali ini saya akan berbagi pengalaman saya di Jepang. Ketika kapal saya berlabuh di Osaka, saya langsung tertarik berkunjung ke White Castle Osaka. Berada di tengah kota Osaka dikelilingi oleh taman yang luas dan di sekitar kastil tersebut dikelilingi oleh sungai. 

Kembali ke awal, waktu itu teman saya yang berasal dari Bosnia yang bernama Nemanja mengajak saya untuk berpetualang ke kastil di Osaka, dan saya pun penasaran dengan kastil ini. Cari-cari informasi di google, dan yang saya cari adalah waktu tempuh untuk mencapai lokasi. Ternyata lokasi tersebut tidak begitu jauh dari kapal kita bersandar. Perjalanan hanya dengan menggunakan jasa transportasi Sub Way, atau kereta. 


Waktu itu kita diberikan bonus extra break satu jam, jadi sebuah keuntungan bagi kita untuk berkelana keluar nanti di Osaka. Saya dan Nemanja sudah bertekad bulat untuk ke lokasi wisata ini. Kita janjian di Gang Way untuk bertemu jam 2 siang. Waktu dinas selesai, saya bergegas ganti baju dan membawa peralatan yang saya butuhkan seperti HP, uang, dan yang tak kalah penting adalah payung. 


Waktu kita keluar cuaca masih hujan namun setelah beberapa menit kemudian hujannya reda. Pertama tama kami pergi ke money changer yang berada di dalam terminal. Saya menukarkan 15 Dolar NZ dan 70 Dolar HK. 70 Dolar HK saya mendapatkan 380 Yen sedangkan 15 Dolar NZ saya memperoleh 1050 Yen jadi totalnya 1430 Yen. Setelah kita memiliki Yen saatnya kita menuju Sub Way yang dekat dengan terminal, sekitar 10 menit jalan. 

Oya di perjalanan ada orang Indonesia yang ingin gabung bersama kita yang bernama Nengah berasal dari Bali dan Hatman anak dek. Jadi kami berempat.


Terus terang untuk naik Sub Way ini saya baru pertama kali. Kami sedikit kesulitan untuk membeli tiket yang akhirnya harus bertanya ke petugas disana. Maklum ndeso datang ke kota kan gimana gitu ya. Dari Stasiun Osakako menuju ke Stasiun Morinomiya. Ketika kami bertanya ke petugas tersebut untungnya petugas tersebut sedikit mengerti bahasa inggris dan tentunya dibantu dengan bahasa tubuh. Beliau menunjukan peta kecil, peta stasiun SubWay nya dan melingkari tujuan pemberhentian stasiun terdekat dengan lokasi yang kita tuju. 

Setelah mengerti kami pun ditunjukan cara beli tiketnya di mesin. Dan akhirnya setelah satu persatu mendapatkan tiket ke Morinomiya, kami berempat bergegas masuk ke dalam stasiun. Kami akan melewati Stasiun Asashi Obashi, Bentencho, Kujo, Awaja, Homachi, Sakaisuji -Homachi, Tanimachi-Chome, dan yang terakhir Morinomiya. 


Terus terang saja untuk di Jepang ini saya belum berani pergi sendirian. Tidak seperti di Hongkong dan Singapur, di Jepang ini sedikit pribumi disana bisa bahasa Inggris. Selain itu, memang saya belum terbiasa pergi jauh di Jepang. Pernah si ketika saya di Nagasaki, tujuan waktu itu ke Musium Bom Atom Nagasaki, itu pun sama rame-rame. 


Saya sangat senang sekali ketika keluar dari stasiun pemberhentian terakhir langsung melihat kastil ini. Walaupun ternyata harus jalan lagi selama 20 menit lamanya saya dan teman teman tetap semangat. Kami pun berjalan melewati taman-taman yang hijau serta bunga warna warni di sekelilingnya. Ditengah perjalanan ada bundaran air mancur yang dihiasi dengan batuan besar dan sesekali air mancur itu membesar menjulang ke angkasa. Tak terlewatkan kami pun foto foto kembali di air mancur itu.

Tak jauh dari air mancur, ada sebuah danau dan belok kiri ke arah jalan utama. Menaiki tangga yang lumayan banyak akhirnya kami bersama pengunjung yang lain bergabung bersama di keramaian. Kastil itu semakin terlihat jelas kami pun melanjutkan perjalanan dan alangkah kagumnya saya melihat bongkahan batuan besar yang terasusun rapih di pinggiran parit atau sungai itu mengelilingi kastil tersebut. 
Di depan gerbang, memasuki gerbang utama kastil, banyak pengunjung mengambil foto. Suasana kastil di dalam taman kastil ada satu gedung sepertinya gedung itu khusus untuk restoran dan food court. Di depan kastil ada satu batu sepertinya itu adalah prasastinya. Saya pun teringat ke masa silam kerajaan-kerajaan di nusantra mungkin tidak jauh seperti ini.

Adapun sejarah kastil ini merupakan simbol kejayaan pada era pemerintahan Toyotomi Hideyoshi. Di dalam kastil kita dapat melihat beberapa foto-foto Hideyoshi dan keluarganya. Beliau adalah salah satu tokoh penegak sejarah bangsa Jepang. Hingga kini kastil Osaka menjadi ikon persatuan masyarakat Osaka.

Pada awalnya tahun 1496 berdiri sebuah kuil yang bernama Honganji Temple dan ketika Nobunaga pada tahun 1580 memenangkan pertempuran untuk menyatukan Jepang. Mulailah Hideyoshi membangun Osaka Castle untuk melanjutkan ambisi Nobunaga tahun 1582. Nabunaga sendiri telah tewas pada tahun itu. Pembangunan dimulai pada tahun 1583, dan selesai pada tahun 1629.






Setelah puas foto-foto di depan kastil, kami pun membeli tiket seharga 600 Yen atau setara dengan 6 USD atau setara dengan 76.000,- rupiah saja. Memasuki pintu masuk, disana ada petugas yang mengecek barang bawaan dan alangkah kagetnya saya ternyata di dalam tidak boleh foto-foto. Bagaimana ini, sedangkan saya ingen sekali merekam dan mengambil gambar apa gerangan yang ada di dalam.

Karena dalam bayangan saya di dalam itu seperti suasana yang sangat tua, barang barang tua dan serba tua. Eh ternyata setelah masuk di dalam, keadaan di dalam tak ubahnya seperti monas saja, seperti musium modern-modern lainnya. 

Terdapat 8 lantai dan peragaan-peragaannya itu berada di setiap sisi sudutnya, sedangkan tangga dan liftnya berada di tengah-tengah kastil. Musium modern yang terdapat peragaan-peragaan vidio 3 dimensi ini tak ubahnya seperti musium lain, karena suasana di dalam itu biasa saja seperti bangunan biasa.

Ketika kita tiba di lantai 8 kita bisa melihat dengan jelas kota Osaka dan sekitarnya. Sungguh sangat menakjubkan sekali. Dengan dikelilingi sungai, taman dan kota. Sepertinya kastil ini memiliki pesan tersendiri bagi semua warga Jepang bahwa untuk tidak pernah lupa pada mereka pendahulunya. 

MENAIKI TANGGA KE TEN THOUSAND BUDDHIST TEMPLE

Jalan mendaki ke Ten Thousand Budhist Temple Hongkong


Pengalaman yang berkesan ketika kapal saya berlabuh di Hongkong tepatnya di Khai Tak Hongkong Cruise Terminal di Kwun Tong. Sehari sebelumnya saya sangat senang sekali karena kami semua mendapatkan extra break dengan membagi dua tim. Satu tim kerja dari pagi hingga siang dan tim yang satunya lagi dari siang hingga malam. 

Jadi begini ceritanya, ketika pembagian dimulai secara spontan saya mendapatkan kerja dari pagi hingga siang, setelah jam satu siang saya bebas hingga malam dan bekerja lagi di esok hari seperti biasa. 

Dimulai dari extra break itulah saya merencanakan trip yang menarik di Hongkong dan yang belum pernah saya singgahi. Saya memilih Ten Thousand Budhist Temple karena letaknya lebih dekat dibanding Patung Budha Tian Tan yang dekat air Port Hongkong. 


Esok harinya, kerja dimulai pagi dan kita semua menunggu dengan sabar hingga pukul satu siang. Saya tidak sempat mengajak teman yang lain karena waktunya yang mepet dan mereka juga ada acara masing-masing. 

Rata-rata dari mereka para crew pergi ke Harbor dan ada juga hanya sekedar mencari wifi gratisan. Ada yang sudah janjian bersama keluarganya di Hongkong seperti teman saya Heru dia akan bertemu dengan kakanya yang bekerja sebagai kapal pesiar juga dan mereka janjian bertemu di Harbor Pukul 4 sore.  Ada juga yang sekedar diam di mall dan berbelanja.

Sebenernya saya malas sekali jalan sendiri di Hongkong ini, karena sudah lama tidak menginjakkan kaki di Hongkong, terakhir tahun 2015 ke Hongkong jadi sudah 3 tahun lamanya. Sambil mengingat-ingat saya pun mencari teman mengajak teman yang lain akan tetapi tidak ada yang mau bareng dikarenakan jadwal istirahat yang berbeda atau juga dikarenakan sudah ada acara masing masing.


Selesai bekerja saya langsung ganti baju. Diterminal saya tukarkan uang USD 20 dan 4$ Singapore, semuanya saya sapat 165 $HK jadi ya sepertinya cukup buat jalan jalan, beli souvenir dan makan. Di terminal kita sudah disediakan shuttle bus menuju Plaza Hollywood di Diamond Hill. 

Setibanya di Plaza Hollywood saya menggunakan jasa transportasi MTR Hongkong, karena selain lebih murah juga cepat. MTR Hongkong itu berada di bawah tanah jadi dari Plaza saya turun menggunakan eskalator-eskalor MTR. 

Harga tiket MTR 10$HK dari Diamond Hill Station ke Sha Tin Station. Untuk mendapatkan tiket MTR sebelum kita masuk ada mesin-mesin tiket yang cukup tekan tombol tujuan yang ada di display lalu masukan uang 10$HK nya. 

Lokasi Ten Thousand Buddhist Temple berada di Sha Tin. Untuk mencapai ke sana dari Hollywood Hill naik MTR transit di Kowloon Tong lalu naik jurusan Lo Wu turun di Sha Tin. 

Tiba di Sha Tin keluarlah menuju exit B lalu belok kiri, hanya butuh waktu 5 menit saja untuk tiba di gerbang depan. Akan tetapi untuk mencapai bukit, kita harus menaiki anak-anak tangga yang curam dan berliku sepanjang kurang lebih 300 m.


Dimulai dari tangga pertama anda akan disambut oleh patung patung Budha dari bawah hingga ke atas. Patung-patung itu berada disisi kiri dan kanan tangga seolah-olah menyambut kedatangan anda. Patung berwarna emas itu berbeda-beda wajah dan bentuk. Waktu itu saya tiba pukul stengah 2 siang. 


Tiba di atas tercium wangi dupa yang berada di depan halaman kuil, terlihat asap dupa terbawa angin ke berbagai arah. Sekitar 10 meteran dari pembakaran dupa tersebut ada patung Dewi Kwan Im dan Patung yang saya tidak tahu, setinggi 7 meteran. 

Tak jauh dari patung itu ada pagoda berwarna merah setinggi mungkin 15 meter. Jalan di halaman kuil sambil menikmati tiupan angin di atas bukit telah menghilangkan rasa lelah saya setelah berjalan manaiki anak-anak tangga.

Lihat Vlog saya ya ...

WISATA MENYELAM DI PORT DOUGLAS AND CAIRNS AUSTRALIA


Tiba di Port Douglas yang merupakan tempat wisata diving dan snorkling, hutan mangrove, wild life habitat, mancing dan lainnya. Port Douglas ini dekat dengan Mowbray National Park. Bagi anda yang senang pergi ke alam liar di sinilah tempatnya.cuaca di Port Douglas ini panas, sama seperti di Indonesia.Port Douglas ini berada di bagian utara australia dekat dengan Papua New Guini.

Saya sendiri skr berada di gedung Crystal Brook Super Yacht Marina. Di gedung ini terdapat toko toko penjual souvenir, kaos, peralatan snorkling, dan puluhan tours. Di gedung ini terdapat 3 restoran besar yaitu Lure Restouran and Bar, Santa Vittoria Restouran dan Hemingway Brewery.




Cairns

Hari berikutnya tiba di Cairns, sebenernya tidak begitu jauh dari Port Douglas. Di Cairns kotanya langsung dekat dengan pelabuhan. Wisata alam liarnya adalah burung Cassowary, burung ini bisa menyerang manusia. Kadang suka ada di jalanan, kalau di jalan ada burung ini melajukan kendaraan harus pelan pelan, kalau tidak nanti mereka menyerang kendaraan anda. 

Ayam Brush Turkey burung ini kadang muncul di tempat perkemahan dan di jalanan juga.  

Buaya, buaya ini juga bisa menetap di air yang asin dan merupakan tempat yang paling berbahaya di wilayah utara Australia ini. 

Platypus, yang memiliki mulut seperti bebek dan berbadan seperti singa laut. Kupu-kupu Cairns, merupakan tempat kupu-kupu terbesar di Australia. 

Kupu-kupu Cairns yang terkenal adalah berwarna emeral dan hitam. Dan yang terakhir adalah ular Scrub Python yang merupakan ular terbesar di dunia. 

Saya sendiri di Cairns ini pergi ke China town. Setelah itu keliling kota dan berlabuh ke Cairns Central Shopping Center. Disini mudah sekali menemukan makanan makanan Thailand, Vietnames, Jepang dan Chinese. 

Untuk menuju Cairns Shopping Center dari pelabuan nyebrang lalu jalan lurus mengikuti Lake Street, di City Place belok kiri ke Sheilds Street mentok ke Cairns Shopping Center.